Headlines News :
Home » » Kerugian Kebakaran, Ditaksir Capai 1 Miliar

Kerugian Kebakaran, Ditaksir Capai 1 Miliar

Written By buthe yulian on Friday, 24 May 2013 | 08:19

MESKI kerugian akibat musibah kebakaran yang terjadi di pertigaan Jalan Jawa dan Seram, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (21/5) malam belum diketahui secara rinci, namun diduga mencapai Rp 1 miliar.

Jumlah itu dilihat dari ludesnya bangunan ruko, uang tunai, mobil pikap, maupun sembako dan bahan penting lainnya. Informasi dilapangan, nampak para warga sedang sibuk membesihkan sisa barang kebakaran di salah satu ruko deretan menghadap Jalan Jawa, milik Ahmad Malik (38 tahun).

Ruko berisi berbagai produk makanan maupun minuman dan sembako itu, nyaris keseluruhannya ludes. Sisa-sisa itu lah yang mereka pilih dibawah pantauan Ahmad Malik.
Menurutnya, secara rinci dia belum bisa memastikan berapa jumlah kerugian yang diderita. Namun, jika ditilik dari kondisi barang yang hangus, kerugian diatas Rp 500 juta.

"Ketika kebakaran terjadi, saya sedang berada di rumah, Jalan Dr Murjani, Gang Manggis. Setelah mendapat kabar, saya langsung menuju tempat kejadian. Namun, api sudah mulai masuk ke dalam toko sewaan saya ini. Sehingga, hanya uang sekitar Rp 15 juta yang kita selamatkan. Sedangkan sisanya, banyak yang habis terbakar," kata Ahmad kepada wartawan, Rabu (22/5).

Hal serupa juga dilontarkan kakak ipar Ahmad Malik, Abdul Basyid (43 tahun). Mendapat kabar jika ruko yang disewa adiknya terbakar, ia langsung bergegas menuju tempat kejadian. Namun, kondisi api menggumpal dibagian Ruko yang terbuat dari beton itu membuatnya tak kuasa menyelamatkan seluruh barang isinya.

Sementara itu, Komandan Regu Satu Pemadam Kebakaran Pemko Palangkaraya, Sucipto mengatakan, proses pemadaman api menghabiskan sekitar 100 ribu liter. 10 tang diantaranya merupakan air jenis pom. "Ini karena bahan yang terbakar tidak bisa dipadamkan dengan menggunakan air biasa. Yang paling lama yakni ruko yang disewa bapak Ahmad Malik," kata Sucipto sembari mendata nama-nama korban. Dia menambahkan, sekitar pukul 09.30 WIB, pihaknya menerima informasi dari masyarakat jika dilokasi tersebut terjadi kebakaran. Setelah melihat kondisi api, langkah pertama yang mereka ambil yakni fokus untuk memadamkan kobaran api dibagian ruko sewaan Ahmad Malik. Sebab, jika hal itu tidak segera dipadamkan, dipastikan akan menjalar ke bagian sebelah dan bakal lebih besar lagi.

"Itu lah langkah pertama yang kita ambil. Karena kalau tidak segera dipadamkan di bagian ruko bapak Ahmad, sangat berbahaya dan akan membesar lagi. Kalau ditotal keseluruhannya, diperkirakan kerugian mencapai Rp 1 miliar," tuturnya ditengah panasnya terik sinar matahari.

Data yang berhasil dihimpun Borneonews, lima ruko yang menghadap Jalan Seram itu disewa oleh Kinoi (tempat penjualan BBM), Mama Jidan, Mama Sulfi, Acil Wati (40 juta), dan Mama Su (mobil pikup terbakar). Namun, saat kejadian, kelima penyewa itu sedang tidak ada dirumah. Diduga, sumber api berasal dari penjual BBM tersebut. Sedangkan, ruko yang disewa Ahmad Sidik terbakar akibat jalaran dari lima ruko tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Pahandut Ipda Hariyanto mengatakan, para korban belum bisa dimintai keterangan. Sebab, mereka masih disibukan untuk mengurus termasuk membersihkan barang yang telah terbakar. Ia juga belum bisa menduga berapa jumlah kerugian, maupun sumber api berasal. (BY)

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Share this post :

Daftar Berita Lengkap

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita Hari Ini Kalteng - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger