Headlines News :
Home » » Wakil Gubernur Melarang Tegas PNS Ikut Dalam Kampanye

Wakil Gubernur Melarang Tegas PNS Ikut Dalam Kampanye

Written By buthe yulian on Friday, 8 March 2013 | 07:15

WAWANCARA: Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Bachtiar Hasanudin Tambunan di dampingi Wakil Gubernur Kalteng Ahmad Diran saat diwawancarai sejumlah wartawan di halaman kantor Samsat, Kamis (7/3).

WAKIL Gubernur Kalteng Ahmad Diran menegaskan jika Pengawai Negeri Sipil (PNS) dilarang keras ikut serta dalam kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pamilu Kada), 4 April 2013 di tujuh Kabupaten se-Kalteng.

“Saya minta, kepada seluruh peserta calon bupati dan wakilnya, agar tidak melibatkan PNS dalam kampanye,” tegas Diran kepada sejumlah wartawan usai membuka acara Launching Samsat Onlie dan Keliling di halaman kantor Samsat Jalan RT A Milono Palangkaraya, Kamis (7/3).

Dia menuturkan, larangan tersebut sesuai undang-undang bahwa seorang PNS tidak diperbolehkan turut serta ambil bagian dalam penyampaian kampanye. “Kecuali, PNS tersebut merupakan orang yang betul-betul sebagai calon kepala daerah,” katanya lagi.

Lantas apa yang harus dilakukan seorang PNS? Menurut Diran, jika hanya sekadar mendengar saat proses kampanye berlangsung, hal itu tidak dilarang. Sebab, dia juga memiliki hak pilih untuk menentukan kepala daerahnya. “Intinya, PNS tidak boleh menggerakan kampanye. Sebagai contoh, ayo dukung ini, ayo dukung itu. Nah hal tersebut yang tidak diperbolehkan,” tambah Diran.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Brigadir Jenderal Bachtiar Hasanudin Tambunan mengucapkan terimakasih atas kepercayaan masyarakat untuk mengamankan jalannya pestas demokrasi. Namun, ia meminta agar tugas tersebut tidak hanya dibebankan kepada aparat, melainkan tokoh masyarakat maupun lainnya bisa terlibat. Sehingga lanjutnya, pelaksanaan Pemilu Kada dapat berjalan aman dan lancar.

Menurut Kapolda, biasanya, pelaksanaan Kampanye tidak lepas dengan membludaknya para pendukung calon. Mulai dari angkutan roda dua dengan berpenumpang lebih dari dua orang, hingga truk dump bermuatan orang. Padahal jelas, bahwa aturan satu motor dua orang, dan truk dump tidak diperbolehkan mengangkut orang. Hal itu juga mendapatkan dukungan penuh oleh Wakil Gubernur Kalteng Ahmad Diran. Bahkan dia meminta agar aparat menindak tegas jika ditemukan masyarakat yang nekad melakukan hal itu. Bukti nyata adalah, peristiwa kecelakaan yang terjadi di Sampit, Kota Waringin Timur (Kotim) beberapa waktu lalu hingga menewaskan lima orang karyawan perusahaan.

“Tolong, itu harus diperhatikan. Agar nantinya pelaksanaan Pemilu Kada berjalan dengan lancar tanpa adanya korban. Kami juga mengharapkan kepada masyarakat agar senantiasi menjaga kelancaran pesta demokrasi 2013,” kata Bachtiar sembari menambahkan siapapun nantinya yang akan terpilih, para calon kepala daerah harus siap. (BY)
Share this post :

Daftar Berita Lengkap

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita Hari Ini Kalteng - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger