Headlines News :
Home » » Buaya di Sungai Mentaya Diduga Lebih dari Satu

Buaya di Sungai Mentaya Diduga Lebih dari Satu

Written By buthe yulian on Wednesday, 9 January 2013 | 07:52

KEPALA Bidang Hubungan Masayarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Ajun Komisaris Besar Pambudi Rahayu mengimbau kepada masyarakat khususnya warga di kawasan Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, untuk berhati-hati.
Ini setelah bocah berusia 12 tahun Agus Riyadi, yang merupakan santri kelas 1 Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin, Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim, tewas diterkam buaya, sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa (8/1).

Diduga, buaya di Sungai Mentaya itu lebih dari satu. Bahkan, kabar yang beredar dilingkungan masyarakat juga diketahui jika buaya lain ada yang lebih besar. Matanya pun diperkirakan sebesar semangkok ukuran mangkok bakso.

Guna mengantisipasi kejadian lain, petugas kepolisian sudah memasang plang bertuliskan jangan mandi di sungai ini. Tulisan itu juga diberitaukan kepada masyarakat khususnya para santri di pesantren.

"Petugas sudah memasang tulisan agar jangan mandi di sungai tersebut, karena berbahaya. Dan kabarnya, buaya lebih dari satu. Untuk buaya yang menelan korban kemarin, diperkirakan sepanjang enam meter. Namun, kabar lain ada buaya yang matanya sebesar mangkok," kata Pambudi kepada wartawan, Rabu (9/1) kemarin.

Pambudi menuturkan, petugas kepolisian setempat juga sedang melakukan koordinasi bersama pawang buaya untuk menangkap buaya tersebut. Sebab, sampai saat ini, buaya pemakan manusia itu belum tertangkap.

Melihat dari kondisi sungai Mentaya, buaya tersebut dipastikan liar. Asal mulanya bisa saja dari daerah lain, karena sungai itu merupakan sungai lepas. "Oleh sebab kita juga mengimbau kepada para pengguna kelotok agar turut berhati-hati saat melintasi sungai tersebut," tuturnya. (by).
Share this post :

Daftar Berita Lengkap

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita Hari Ini Kalteng - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger