Headlines News :

Berbagai Macam Produk Herbal

pengunjung

Jogjahost

Jual Propolis di Palangkaraya, Kalteng

Pengganti Google Adsence

Powered by Blogger.

Google+ Followers

Translate

Followers

Share It

Denpom Kembali Rajia, Anggota TNI Diamankan

http://www.paid-to-promote.net/member/signup.php?r=butheyulian
SETELAH satu bulan meredam suasana, Detasemen Polisi Militer (Denpom) XII/2 Palangka Raya kembali merajia tempat hiburan malam dengan sasaran anggota TNI. Rajia dalam rangka Operasi Penegakan dan Ketertiban (Gaktif) Waspada Wira Mandau itu berhasil mengamankan satu anggota TNI.

"Dini hari (Minggu 9/2) kita mengamankan anggota TNI beinisial A dengan pangkat Koptu. Dia dari Satuan Kodim. Ditangkap saat berada di lokalisasi Pal 12 dan meminum minuman keras," terang Komandan Satuan Pelaksana Pemeliharaan Ketertiban (Dansatlak Hartib) Denpom XII/2 Palangka Raya Letnan Satu (Lettu) Cpm Setiawan mewakili Kepala Denpom XII/2 Letnan Kolonel Sigit Hermawan kepada wartawan, Minggu (9/2).

Dia menuturkan, Af akan menjalani proses sesuai dengan pelanggaran yang ia lakukan. "Dia kita kenakan tilang tata tertib (Tatib). Karena telah melanggar aturan," terangnya.

Dalam rajia yang dimulai tengah malam itu, sekitar 13 personel yang dilibatkan langsung menyambangi lokalisasi Pal 12. Setelah ditelusuri, petugas mendapati A sedang asik menenggak minuman keras. Karena hal itu tidak diperbolehkan bagi setiap anggota TNI, A kemudian digiring ke kantor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Seusai di tempat tersebut, petugas mendatangi tempat hiburan malam Putri Bangkit (PB) Jalan Tjilik Riwut Km 11. Kemudian berlanjut ke Studio 12 Jalan Garuda, lalu terakhir di arena judi dadu gurak Jalan Aries Kompleks Amaco.

Di tiga lokasi itu, Denpom tidak menemukan anggota TNI yang melanggar. Namun demikian, ketika rajia berlangsung di Komplek Amaco tersebut, para pejudi sempat berhamburan menyelamatkan diri masing-masing. Meski tidak ada yang ditangkap, petugas mengamankan beberapa lapak dan kursi dadu gurak.

"Rajia ini akan terus berkelanjutan sampai batas waktu yang tidak ditentukan," tuturnya.

 

Tabrak Lari Dua Motor, Tertangkap Setelah Sopir Seruduk Tiang Telepone

BERMAKSUD menghindar dari tanggung jawab sekaligus menghilangkan jejak dari kejaran massa, Ramli, 38, warga Kabupaten Kapuas justru menabrak tiang telepone seluler di Jalan RT A Milono Km 6,5 atau tidak jauh dari Jalan Kalibata, Palangka Raya, Sabtu (8/2).

Sopir taxi mobil Xenia KH 1118 BP yang membawa tiga penumpang itu pun langsung ditangkap dan diserahkan ke bagian Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Palangka Raya. Tidak ada korban dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu. Para penumpang maupun dua pengendara yang ditabraknya selamat dari maut.

Informasi yang diperoleh Borneonews, berawal ketika Ramli membawa penumpang dari Kecamatan Pujon, Kabupaten Kapuas menuju Palangka Raya. Memasuki Bundaran Kecil, dia tiba-tiba menabrak pengendara motor Supra X yang mulanya dari arah bersamaan.

Saat peristiwa terjadi, kondisi lampu traffick ligh sudah tidak normal. Bukannya bertanggung jawab, Ramli justru tancap gas. Namun sejumlah pengendara motor yang di dalamnya terdapat anggota kepolisian berbaju preman mengetahui insiden tersebut hingga mereka langsung mengejar .

Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Ramli yang mengambil Jalan RT A Milono arah Banjarmasin kemudian dipepet para pengejar. Mobil yang ia kemudi juga sempat diketuk-ketuk oleh para pengejar yang kian geram. Meski demikian, Ramli tidak mengubris. Dia terus berupaya melepas dari kejaran massa.

Akibat rasa panik, Ramli kembali menabrak pengendara Jupiter MX ketika pengendara tersebut berbelok di sebuah tikungan dekat kawasan Jalan Temanggung Tilung - RT Milono. Pengendara itu juga tersungkur. Lagi-lagi Ramli terus menambah laju mobil tersebut.

Apesnya ketika memasuki Jalan RT A Milono Km 6,5 atau Jalan Kalibata. Ramli lepas kendali hingga mobil yang ia kemudi menabrak tiang telepone seluler di bagian sebelah kiri jalan. Bahkan akibat insiden itu, mobil Ramli terbalik hingga bemper mobil sebelah kanan dan depan rusak parah.

Pasca kejadian itu, Ramli pun diamankan. Bagian jidat Ramli juga benjol. Belum diketahui munculnya benjolan tersebut, apakah akibat kecelakaan atau amukan massa yang telah geram. Ramli kemudian digiring ke Polres Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan.

"Dia (Ramli) menabrak pengendara motor sebanyak dua kali. Pertama di Bundaran Kecil, lalu di bagian Tikungan depan Jalan Temanggung Tilung. Dia terus kabur. Namun ada masyarakat dan anggota yang mengejar," terang anggota Unit Laka, Minggu (9/2).

"Nah ketika berada di Jalan RT A Milono Km 6,5, dia menabrak tiang telepone seluler dan mobil terbalik. Dari situlah akhirnya dia tertangkap. Tapi untungnya para penumpang maupun korban yang ditabrak selamat," katanya.

Ketahuan Bawa Belati di Putri Bangkit, Siswa SMA Diamankan

SEORANG siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, diamankan warga setelah ketahuan membawa belati di tempat hiburan malam Putri Bangkit (PB) Jalan Tjilik Riwut Km 11, Palangka Raya, Minggu (9/2).

Pemuda berinisial I, 19, itu langsung digiring ke Polres Palangka Raya guna menjalani pemeriksaan. Namun beberapa menit sebelum diketahui kasus tersebut, Iro sempat mendapat pemukulan oleh pengunjung lain yang tidak ia kenal.

Menurut I, peristiwa diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Bermula ketika ia duduk di halaman PB sembari menengak sebotol air mineral. Namun tiba-tiba, seorang pengunjung lain menghampirinya bahkan langsung melayangkan bogeman ke bagian wajah.

Tidak dipungkiri, ia pun tersungkur. Meski demikian, dia tidak membalas. "Karena saya takut. Saya datang ke PB memang dengan teman saya. Namun ketika sampai di PB rekan saya belum datang. Jadi waktu duduk saya juga sambil menunggu teman tapi malah dipukul orang. Saya tidak kenal dengan orangnya," kata I kepada wartawan di Polres Palangka Raya, Minggu (9/2).

Seusai kejadian itu, ia keluar dari halaman PB. I kemudian mengambil sebilah belati yang tersimpan di bawah pintu gerbang. Dia kemudian menempatkan belati di bawah telapak kaki atau di atas sandal sebagai alas.

Maksud hati agar tidak diketahui, namun gerakan kaki I dengan cara mengangkat ketahun penjaga PB. "Ketahuannya ketika kaki saya angkat. Kemudian saya diamankan, lalu dibawa ke sini (Polres)," terangnya.

Dari pantauan Borneonews di Polres, setelah I memberikan keterangan kepada petugas SPKT ia kemudian dipersilahkan pulang dengan membawa selembaran bukti hasil keterangannya.


Resintelmob Polda Kalteng Amankan 16 Truk Bermuatan Kayu

ANGGOTA Reserse Intel Mobil (Resintelmob) Brimob Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah mengamankan 16 truk bermuatan kayu, Jumat (7/2). Semua diamankan pada gelar rajia di depan Markas Brimob Polda Kalteng, Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu ketika pengemudi truk meluncur dari arah Kabupaten Katingan menuju Kota Palangka Raya.

Hasil itu juga tidak sekaligus. Namun, petugas mengamankan secara berangsur hingga berjumlah 16 truk. Petangnya, anggota mengawal truk beserta sopir menuju Polda Kalteng yang kemudian diserahkan ke bagian Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Kalteng.

Pantauan Borneonews, pukul 22.45 WIB, secara beriringan truk tersebut tiba di Polda Kalteng. Semua langsung disusun rapi di halaman hingga pengendara yang melintasi Jalan Tjilik Riwut pun akan melihat secara jelas hasil tangkapan itu.

Menurut salah satu sopir, Deni, kayu yang ia bawa diperoleh dari Desa Tumbang Manggu, Kabupaten Katingan. Rencananya, kayu tersebut hendak dibawa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang kemudian akan dikirim ke daerah Provinsi Bali.

"Kami cuma 4 truk. Dari jumlah itu, totalnya sekitar 7,5 kubik. Jenis kayunya Kuring dan Meranti," kata Deni kepada wartawan, Jumat (7/2) malam.

Dia menuturkan, aktivitas tersebut sudah ia geluti selama kurun waktu dua tahun. Tapi, pengiriman yang sering mereka sambangi adalah Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. "Bosnya pak Suyanto asal Bali. Ini kebetulan mau mengantar ke Banjarmasin," tambahnya.

Sopir lainnya, Humaidi mengatakan, kayu yang ia bawa berasal dari Desa Tumbang Samba, Kabupaten Katingan. Totalnya ada sekitar 6,7 kubik yang termuat dalam lima truk. Kayu itu rencananya juga akan dibawa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Saya baru pertama kali kerja seperti ini. Kami ada lima truk. Kira-kira berisi 6,7 kubik," ungkapnya.

Malam itu juga, Direktur Reskrimsus Polda Kalteng Kombes Pol Yaya Ruhiat Hidayat langsung meninjau kedatangan pelimpahan hasil tangkapan anggota Resintelmob tersebut. Selain itu nampak juga Kasubdit Tipiter Reskrimsus AKBP Yohanes Siboro, Kasat Brimob Polda Kalteng Kombes Pol Abiyoso dan sejumlah anggota lainnya.

Diduga, kayu tersebut tidak dilengkapi dengan ijin angkutan resmi. Selain itu, Borneonews juga mendapat kabar jika ada salah satu dokumen kayu yang nama pernerbitnya tidak jelas. Ini karena pengisian nama penerbit di dokumen atau orang yang mengeluarkan ijin angkutan tidak ada.

Namun demikian, Yaya Ruhiat Hidayat belum membenarkan hal itu. Petugas akan mempelajari lebih dulu keabsahan dokumen tersebut. Jika kelak dinyatakan resmi, maka truk dilepaskan. "Kita belum bisa katakan tidak ada ijinnya. Tapi kita akan lebih dulu mempelajari keabsahan dokumen," kata Yaya.


Jadi Lima Tersangka Pengedar Sabu Yang Diamankan

JUMLAH tersangka pengedar narkotika yang ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polda Kalteng di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (5/2) lalu bertambah dua orang. Sebelumnya, edisi Borneonews, Jumat (7/2), tertulis tiga tersangka yakni Ari, Norhan dan Haris.

Secara lengkap, Ari merupakan nama panggilan Abdurrahman, 36, warga Jalan Kembali Gang Ayuwandira No 16. Kemudian, Norhan alias Han, 32, warga Jalan Langsat I No 26. Lalu, Noor Halis alias Halis (bukan Haris), 38, warga Jalan Delima X No 29.

Nama yang baru adalah Ali Wardana alias Ali, 42, warga Jalan Ir. H. Juanda, dan M Rasyid alias Bahri, 32, warga Jalan Danau Panggang Langsat I No 26. Semuanya warga Kota Sampit.

"Iya jadi jumlahnya ada lima orang tersangka," terang Dir Res Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Koeshartono kepada wartawan, Jumat (7/2).

Dia menuturkan, Selasa (4/2) sekitar pukul 10.00 WIB, petugas menangkap Noor Halis dan Ali Wardana di Jalan Delima 10 No 29, dengan barang bukti alat sabu. Selain itu juga mengamankan telepone seluler yang berisi transaksi sabu.

Petugas kemudian mengembangkan hasil tangkapan itu. Hasilnya, Abdurrahman alias Ari ditangkap di Jalan Tidar Raya I Blok B No 499 A dengan barang bukti 39,51 gram sabu.

Selanjutnya, petugas kembali menangkap jaringan pengedar bernama Norhan dan Rasyid. Keduanya ditangkap di Jalan Tjilik Riwut Km 15 Bundaran Nanas. Dari tangan mereka, petugas mengamankan barang bukti 15 kantong sabu dengan berat 75 gram. Juga sebanyak tiga paket sabu dengan berat empat gram.

Petugas kemudian menjerat kelima tersangka itu dengan pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dan pasal 144 dan 145 UU RI NO 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sat Res Narkoba Polda Kalteng menangkap terduga pengedar sabu, Rabu (5/2). Total dari barang bukti tersebut sebanyak 117 gram sabu.

Penangkapan itu bermula setelah anggota melakukan pengintaian terhadap gerak-gerik seseorang. Senin (3/2) lalu, petugas mendapat informasi jika ada seorang penumpang pesawat dari arah Sumatra menuju Jakarta dengan membawa sabu-sabu.

Kemudian pelaku kembali transit dari Jakarta menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dari provinsi tetangga itu, petugas menduga jika pelaku menggunakan mobil untuk menuju Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Atas dugaan itu, petugas lalu menunggu kedatangan mobil di Jalan Tjilik Riwut Km 38. Ketika dihentikan, pelakunya tidak ada. Ternyata, mobil itu sebagai pengalihan petugas agar tidak tertangkap. Sedangkan pelaku menggunakan pesawat dari Banjarmasin - Kota Sampit.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Daftar Berita Lengkap

 

Sponsors

Game Download

Featured Post 3

DollarDays
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 4

');
    ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita Hari Ini Kalteng - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger